Prosedur
dan fungsi merupakan sub program yang sangat bermanfaat dalam
pemrograman, terutama untuk program atau proyek yang besar. Manfaat
penggunaan sub program antara lain adalah :
Prosedur dan fungsi merupakan sub program yang sangat bermanfaat dalam pemrograman, terutama untuk program atau proyek yang besar. Manfaat penggunaan sub program antara lain adalah :
- meningkatkan readibility, yaitu mempermudah pembacaan program
- meningkatkan modularity, yaitu memecah sesuatu yang besar menjadi modul-modul atau bagian-bagian yang lebih kecil sesuai dengan fungsinya, sehingga mempermudah pengecekan, testing dan lokalisasi kesalahan.
- meningkatkan reusability, yaitu suatu sub program dapat dipakai berulang kali dengan hanya memanggil sub program tersebut tanpa menuliskan perintah-perintah yang semestinya diulang-ulang.
adalah Dengan melihat sifat sub program rekursif di atas maka sub program rekursif harus memiliki :
- kondisi yang menyebabkan pemanggilan dirinya berhenti (disebut kondisi khusus atau special condition)
- pemanggilan diri sub program (yaitu bila kondisi khusus tidak dipenuhi)
if kondisi khusus tak dipenuhi
then panggil diri-sendiri dengan parameter yang sesuai
else lakukan instruksi yang akan dieksekusi bila kondisi khusus dipenuhi
Sub
program rekursif umumnya dipakai untuk permasalahan yang memiliki
langkah penyelesaian yang terpola atau langkah-langkah yang teratur.
Bila kita memiliki suatu permasalahan dan kita mengetahui algoritma
penyelesaiannya, kadang-kadang sub program rekursif menjadi pilihan
kita bila memang memungkinkan untuk dipergunakan. Secara algoritmis
(dari segi algoritma, yaitu bila kita mempertimbangkan penggunaan
memori, waktu eksekusi sub program) sub program rekursif sering
bersifat tidak efisien .
Dengan demikian sub program rekursif umumnya memiliki efisiensi dalam penulisan perintah, tetapi kadang tidak efisien secara algoritmis. Meskipun demikian banyak pula permasalahan-permasalahan yang lebih sesuai diselesaikan dengan cara rekursif (misalnya dalam pencarian / searching, yang akan dibahas pada pertemuan-pertemuan yang akan datang).
Dengan demikian sub program rekursif umumnya memiliki efisiensi dalam penulisan perintah, tetapi kadang tidak efisien secara algoritmis. Meskipun demikian banyak pula permasalahan-permasalahan yang lebih sesuai diselesaikan dengan cara rekursif (misalnya dalam pencarian / searching, yang akan dibahas pada pertemuan-pertemuan yang akan datang).
Contoh sub program rekursif dalam bahasa Pascal.
PROCEDURE TULIS_1(banyak : integer;kata : string);
begin
if banyak > 1 then TULIS_1(banyak-1,kata);
writeln(kata, banyak:5);
end;
OUTPUT (misal dipanggil dengan TULIS_1(5,"Cetakan ke "))
Cetakan ke 1
Cetakan ke 2
Cetakan ke 3
Cetakan ke 4
Cetakan ke 5
begin
if banyak > 1 then TULIS_1(banyak-1,kata);
writeln(kata, banyak:5);
end;
OUTPUT (misal dipanggil dengan TULIS_1(5,"Cetakan ke "))
Cetakan ke 1
Cetakan ke 2
Cetakan ke 3
Cetakan ke 4
Cetakan ke 5
Bandingkan prosedur dan outputnya di atas dengan prosedur di bawah ini!
PROCEDURE TULIS_2(banyak : integer;kata : string);
begin
writeln(kata, banyak:5);
if banyak > 1 then TULIS_1(banyak-1,kata);
end;
PROCEDURE TULIS_2(banyak : integer;kata : string);
begin
writeln(kata, banyak:5);
if banyak > 1 then TULIS_1(banyak-1,kata);
end;
OUTPUT (misal dipanggil dengan TULIS_2(5,"Cetakan ke "))
Cetakan ke 5
Cetakan ke 4
Cetakan ke 3
Cetakan ke 2
Cetakan ke 1
Cetakan ke 5
Cetakan ke 4
Cetakan ke 3
Cetakan ke 2
Cetakan ke 1
0 komentar:
Posting Komentar